Minggu, 28 September 2008

Kisah ini

Ketika melihatnya dr kejauhan, aku tak dapat berkedip sedetik pun. Aku terus t'pana olehny. Dari sela" lubang tembok balkon aku melihatny. Kebetulan kelasny disebrang bawah kelas ku. Aku selalu tertawa bila melihat tingkahny yg jenaka. Senyumny yg membuatku terpikat, nafas ini terasa sesak seketika. Laju jantungku berdegup kencang. Mata ini terbelalak, ketika ku lihat dy menuju tangga untuk ke atas. Ku ikuti gerakanny ku pandang terus dia. Ku berbalik dan memejamkan mata. "Oh Tuhan dia akan kemari harus apa aku sekarang?"
jantungku terus berdegup kencang, makin kencang, radius 3 meter kurasakan parfum khas yg ia pakai. Semakin dekat dan aku pun makin takut. Aku pun membuka mataku dan apa yg ku alami. Ia hanya lewat tanpa peduli padaku. Kakiny menyenggol kakiku senangny walau pun dia tak tau aku mengaguminya.

1 komentar:

ikrima mengatakan...

tsah, kisah akangg masi dbahas ajj :D