apapun yang pernah terjadi lupakan... usap air mata itu, aku telah lupa bagaimana cara dan rasa cinta itu. Akhirnya aku tiba juga di rasa perih yang tak pernah berlalu, selalu merasakan terhempas semua hilang dan aku merasa sendiri. Berdiri menatap ke depan dan kosong.
Aku lupa suara-suara nyanyian dalam hati, lupa lagu indah yang pernah terdengar bersama kebahagiaan. Tiba di titik yang tak ada suara sunyi begitu rasanya sangat hampa seperti melayang dan berkabut...
punya dunia sendiri mungkin begitu... isinya hanya aku dan sunyi...
cuma ada aku dan semua hal yang melayang tanpa nyata. tak pernah berubah hanya ada rasa itu.. hampa.. punya dunia sendiri... cuma milik aku seorang . . .
Ku tunggu suatu hari nanti ada seseorang yang datang dan dapat menemukan pintu masuk ke dunia di mana hanya ada aku... tempat sangat jauh dan dapat tersesat. Kau yang entah ada di mana bawalah kompasmu dan temukan aku, sampai saatnya kita bersama selamanya . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar